DNS SERVER {OJT}

DNS (Domain Name System). Penggunaan DNS meliputi aplikasi email (electronic-mail), browsing, ssh/telnet, ftp, maupun aplikasi yang lain yang ada kaitannya dengan internet. Fungsi utama dari sebuah sistem DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet. Fungsi lainnya adalah untuk memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet.

Sebelum mengkonfigurasi DNS terlebih dahulu anda harus menginstall bind, sebetulnya banyak aplikasi untuk DNS Namun percobaan ini menggunakan BIND karena popular. Jika paket BIND sudah terinstall maka filenya dan directorynya bernama named jadi jangan pusing antara BIND dengan Named karena sama saja. distro yang saya gunakan adalah opensuse 10.2. untuk melakukan instalasi menggunakan yast. paket yang dipilih adalah bind. biasanya paket bind sudah dipaketkan pada distro linux.

File yang terinstal secara default berada di :

/etc/named.conf => berisi konfigurasi utama BIND.

/var/lib/named => berisi fiel-file zona alamat.

Data-data yang saya gunakan:

Nama domain : mailku.com

NO IP : 172.18.13.1

Nama mail Server : mail.mailku.com

Untuk mengkonfigurasi BIND file-file yang harus di edit :

  1. /etc/resolv.conf : (berisi alamat domain atau alamat IP dari nae server).

  2. /etc/named.conf : (berisi ketangan letak dan jenis zona yang dibutuhkan BIND).

  3. /var/lib/named : (berisi zona-zona)

  1. /etc/resolv.conf berisi:

——————————–

domain com

nameserver 172.18.13.1

——————————–

Arti dari baris diatas bahwa resolver akan melakukan pencarian domain dengan Name server sengan IP address 172.18.13.1.

  1. /etc/named.conf berisi:

————————————————————————-

options {

directory “/var/lib/named”;

dump-file “/var/log/named_dump.db”;

statistics-file “/var/log/named.stats”;

listen-on port 53 { any; };

listen-on-v6 { any; };

notify no;

};

zone “.” in {

type hint;

file “root.hint”;

};

zone “localhost” in {

type master;

file “localhost.zone”;

};

zone “0.0.127.in-addr.arpa” in {

type master;

file “127.0.0.zone”;

};

#zone dibawah ini merupakan reverse (kebalikan) dari IP Domain.

#Seperti keterangan diatas IP Domain adalah 172.18.13.1.

zone “13.18.172.in-iddr.arpa” in {

type master;

file “13.18.172.in-addr.arpa.zone”;

notify yes;

};

#zone ini menunjukkan domain yang dilayani oleh BIND.

zone “mailku.com” in {

type master;

file “mailku.com.zone”;

notify yes;

};

include “/etc/named.conf.include”;

—————————————————————-

Isi diatas mendifinisikan bahwa DNS Server ini akan menjadi “auhorative name server” untuk domain selain itu juga akan mendifinisikan reserve DNS Zone mailku.com.

3. /var/lib/named berisi file-file:

root.hint

localhost.zone127.0.0.zone

13.18.172.in-addr.arpa.zone

mailku.com.zone

file-file tersebut berisi informasi data yang digunakan name server jika ada resolver yang meminta nama domain diluar nama domain lokal.

SETTING ZONE FILE REVERSE

konfigurasi primary Reverse DNS pada host ns.mailku.com dengan IP Address 192.168.2.0 yang didefinisikan dalam file /etc/named.conf dengan membuat zone-file /var/lib/named/13.18.172.in-addr.arpa.zone sebagai berikut:

————————————————————

$TTL 86400

@ IN SOA mailku.com. hostmaster.mailku.com. (

50 ;serial

28800 ;refresh

7200 ;retry

604800 ;expire1

86400) ;ttl

IN NS mailku.com.

mail IN PTR mail.mailku.com.

————————————————————

maksud dari baris diatas adalah sebagai berikut:

=> IN PTR ns.mailku.com: mendifinisikan bahwa hostname ns.mailku.com mempunyai IP address 172.18.13.1.

SETTING ZONE-FILE MAILKU.COM

sekarang kita akan mengkonfigurasi primary name server untuk mailku.com pada host ns.mailku.com dengan IP Address 172.18.13.1. berdasarkan pada file /etc/named.conf, kita akan mebuat file /var/lib/named/mailku.com.zone sebagai berikut:

—————————————————————

$TTL 86400

@ IN SOA mailku.com root.mailku.com. (

50 ;serial

28800 ;refresh

7200 ;retry

604800 ;retire

86400) ;ttl

IN NS ns.mailku.com.

IN MX 1 mail.mailku.com.

IN A 172.18.13.1

ns IN A 172.18.13.1

mail IN CNAME ns

www IN CNAME ns

ftp IN CNAME ns

—————————————————————

Maksud dari bari diatas adalah:

  • TTL (Tme TO Live): mendifinisikan waktu lamanya data base.

  • SOA (Start Of Authoriry): mendifinisikan hostname yang merupakan awal dari suatu zone.

  • ns.mailku.com: merupakan hostname yang memegang tangging jawab terhadap domain mailku.com.

  • root.mailku.com: merupakan alamat e-mail administrator yang memegang tanggung jawab terhadap domain mailku.com.

  • 50;serial: merupakan nomor serial dari zone file yang akan bertambah jika ada perubahan data.

  • 28800;refresh: merupakan selang waktu yang diperlukan secondary name server untuk memeriksa perubahan pada primary Name Server.

  • 7200;retry; merupakan selang waktu secondary name server untuk mengulang pengecekan pada primary name server.

  • 604800;retire:merupakan selang waktu zone file dipertahankan bila secondary name server tidak dapat melakukan pengecekan ke primary name server.

  • 86400;ttl: merupakan nilai default TTL untuk semua resource record pada zone-file.

  • IN NS ns.mailku.com: menfinisikan bahwa hostname ns.mailku.com yang memegang tanggung jawab terhadap domain mailku.com.

  • IN MX 10 mail.mailku.com mendifinisikan bahwa hostname mail.mailku.com sebagai mail server pada domain mailku.com.

  • ns IN A 172.18.13.1: mendifinisikan bahwa hostname ns.mailku.com mempunyai IP Address 172.18.13.1.

  • mail IN CNAME ns: mendifinisikan bahwa hostname ns.mailku.com mempunyai alias mail.mailku.com.

  • www IN CNAME ns: mendifinisikan bahwa hostname ns.mailku.com mempunyai alias www.mailku.com.

  • ftp IN CNAME ns:mendifinisikan bahwa hostname ns.example.com mempunyai alias ftp.example.com.

TESTING DNS

sekarang coba jalankan BIND dengan menjalankan perintah:

# /etc/init.d/named restart.

untuk mencoba DNS server dapat menggunakan perintah:

$nslookup mailku.com

Hasilnya :

Server: 172.18.13.1

Address: 172.18.13.1#53

Name: mailku.com

Address: 172.18.13.1

$dig mailku.com

; <<>> DiG 9.3.2 <<>> mailku.com

;; global options: printcmd

;; Got answer:

;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 35481

;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 1

;; QUESTION SECTION:

;mailku.com. IN A

;; ANSWER SECTION:

mailku.com. 86400 IN A 172.18.13.1

;; AUTHORITY SECTION:

mailku.com. 86400 IN NS ns.mailku.com.

;; ADDITIONAL SECTION:

ns.mailku.com. 86400 IN A 172.18.13.1

;; Query time: 0 msec

;; SERVER: 172.18.13.1#53(172.18.13.1)

;; WHEN: Thu Mar 6 11:57:14 2008

;; MSG SIZE rcvd: 77

;; WHEN: Thu Mar 6 11:57:14 2008

;; MSG SIZE rcvd: 77

Jika berhasil dijawab maka DNS berhasil berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: